Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Selayar Gelar Konsolidasi Demokrasi Bersama Eks Kepala Sekretariat Bawaslu Sulsel, Perkuat Literasi melalui Pojok Baca Pengawasan

Bawaslu Selayar

Photo Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Periode 2013-2020. H. Sudirman Rahim, S.E., M.M. Ketua Bawaslu Selayar, Nurul Badriyah di dampingi Kepala Sekretariat Bawaslu Selayar H. Rosdan Chaeran Ahmad, S.E., M.M

Selayar – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Ex. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Periode 2013-2020. H. Sudirman Rahim, S.E., M.M. sebagai upaya memperkuat pemahaman demokrasi, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mendorong pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Ketua Bawaslu Selayar, Hadir bersama Nurul Badriyah di dampingi Kepala Sekretariat Bawaslu Selayar H. Rosdan Chaeran Ahmad, S.E., M.M. Kamis 29/10/2026.

Bawaslu Selayar

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus bertukar pandangan mengenai penguatan demokrasi dan peran strategis Bawaslu dalam mengawal penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) yang demokratis, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan buku untuk Pojok Baca Pengawasan Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar. Penyerahan buku ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan literasi demokrasi, khususnya dalam memperluas akses informasi dan pengetahuan mengenai kepemiluan serta pengawasan Pemilu.

Pojok Baca Pengawasan diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi jajaran Bawaslu maupun masyarakat untuk memperdalam pemahaman tentang demokrasi, regulasi kepemiluan, pencegahan pelanggaran, dan pentingnya partisipasi publik dalam mengawal proses demokrasi.

Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi dan penguatan fasilitas literasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar berkomitmen untuk terus membangun budaya literasi kepemiluan serta memperkuat pengawasan partisipatif. Dengan demikian, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas dapat terus ditingkatkan.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Selayar

Editor: Kaka Thoran