Azmin Khaidar : Dorong Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pelatihan Kebijakan dan Demokrasi Tanadoang
|
Selayar – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar terus mendorong penguatan pengawasan partisipatif sebagai upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) yang demokratis, jujur, dan berintegritas.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pelatihan Kebijakan dan Demokrasi yang diselenggarakan oleh Yayasan Kebijakan dan Demokrasi (BIDIKRASI) Tanadoang. Kegiatan berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar pada Minggu (18/10/2026).
Anggota Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar, Azmin Khaidar, hadir sebagai pemateri dengan membawakan materi “Pengawasan Partisipatif Pemilihan Umum”. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan Pemilu. Menurutnya, pengawasan Pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi.
Azmin menjelaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan upaya membangun kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam mencegah potensi pelanggaran Pemilu, memantau proses penyelenggaraan, serta melaporkan dugaan pelanggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan pengawasan partisipatif juga berlandaskan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Peraturan Bawaslu Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengawasan Partisipatif.
" Penguatan pengawasan partisipatif dapat dilakukan melalui pemberdayaan komunitas, peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan kemitraan, serta pembangunan jaringan komunikasi. Masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan ruang digital dalam menyebarluaskan informasi Pemilu yang benar, mendeteksi hoaks dan ujaran kebencian, memantau kampanye di media sosial, serta melaporkan dugaan pelanggaran secara daring."
Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat hendaknya tidak berhenti ketika Pemilu berlangsung, tetapi menjadi bagian dari budaya demokrasi yang berkelanjutan. Kolaborasi antara Bawaslu, komunitas, organisasi masyarakat sipil, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan mampu memperkuat gerakan pengawasan partisipatif.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan Pemilu semakin meningkat. Dengan keterlibatan masyarakat yang aktif dan bermakna, pengawasan partisipatif diharapkan dapat mendukung terwujudnya Pemilu yang berintegritas serta demokrasi yang berkualitas dan berkeadilan.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Selayar
Editor: Kaka Thoran