Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Selayar : Perluas Pengetahuan Demokrasi Melalaui Gerakkan Bawaslu Masuk Sekolah

bawaslu selayar

Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar, Nurul Badriyah, bersama Anggota Bawaslu Herawaty Mufid dan Azmin Khaidar. Turut hadir Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas Rahmawati Nurdin beserta jajaran staf Bawaslu. Muchlis I, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Sekolah di ruang Kepala Sekolah SMAN 1 Selayar.

Selayar,- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar-  melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kepulauan Selayar sebagai upaya memperkuat sinergitas kelembagaan sekaligus mendorong peningkatan pemahaman demokrasi di kalangan pelajar, khususnya bagi siswa sebagai pemilih pemula yang akan berperan penting dalam proses demokrasi di masa mendatang. Selasa 21/4/2026

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar, Nurul Badriyah, bersama Anggota Bawaslu Herawaty Mufid dan Azmin Khaidar. Turut hadir Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas Rahmawati Nurdin beserta jajaran staf Bawaslu. Dari pihak SMA Negeri 1 Kepulauan Selayar, hadir Muchlis I, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Sekolah yang menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan bagi peserta didik.

Dalam diskusi yang berlangsung, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar menyampaikan bahwa penguatan literasi demokrasi di lingkungan sekolah akan difokuskan pada pembelajaran yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan pemilih pemula, yaitu dengan memberikan pemahaman dasar mengenai demokrasi, pentingnya partisipasi dalam pemilu, serta peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi agar tetap berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas. Selain itu, siswa juga akan diperkenalkan pada fungsi dan peran Bawaslu dalam melakukan pengawasan pemilu, sehingga mereka memiliki pengetahuan awal tentang mekanisme pengawasan serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah potensi pelanggaran.

Lebih lanjut, materi yang disampaikan juga mencakup pengenalan nilai-nilai kebangsaan seperti Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika, dan Pancasila sebagai dasar dalam kehidupan berdemokrasi, yang dikemas secara sederhana dan mudah dipahami oleh siswa, agar dapat membangun kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman serta berperilaku demokratis dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pembelajaran literasi demokrasi ini akan diintegrasikan dengan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), khususnya bagi siswa kelas XI yang terdiri dari 10 kelas, dengan rencana pelaksanaan satu kali pertemuan dalam satu minggu, di mana pengaturan waktu dan jam pelajaran akan dikoordinasikan bersama guru PPKN dan pihak sekolah agar berjalan efektif tanpa mengganggu jadwal pembelajaran utama. Pihak sekolah juga akan menyesuaikan roster atau jadwal pelajaran guna mendukung keberlangsungan program tersebut.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kepulauan Selayar menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini dan menilai bahwa kolaborasi antara Bawaslu dan sekolah merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran demokrasi dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Melalui kegiatan konsolidasi ini, diharapkan terbangun kerja sama yang berkelanjutan antara Bawaslu dan lembaga pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas demokrasi, dimulai dari lingkungan sekolah sebagai wadah pembelajaran awal bagi generasi muda dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai demokrasi secara nyata.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Selayar

Editor : Kaka Thoran