Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Selayar : Pelajar SMAN 2 Selayar diperiksa Identitasnya Melalui Kegiatan Uji Petik

Bawaslu Selayar

Azmin Khaidar memberikan materi di SMA Negeri 2 Kabupaten Kepulauan Selayar

Selayar,- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar Gelar Konsolidasi Demokrasi melalui Program Bawaslu Goes to School di SMA Negeri 2 Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam meningkatkan pemahaman kepemiluan dan demokrasi di kalangan pelajar, khususnya bagi pemilih pemula. Selain memberikan pemahaman mengenai kelembagaan penyelenggara Pemilu, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelaksanaan uji petik data pemilih sebagai bentuk edukasi dan pengawasan partisipatif kepada peserta didik.

Kepala SMA Negeri 2 Kabupaten Kepulauan Selayar, Tajuddin, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan Bawaslu Goes to School di lingkungan sekolah. Ia menyampaikan dukungan terhadap kegiatan yang memberikan edukasi kepemiluan secara langsung kepada para siswa.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting bagi siswa, khususnya kelas XII yang sebagian besar akan menjadi pemilih pemula. Pemahaman mengenai demokrasi, Pemilu, hak memilih, serta pentingnya memastikan data kependudukan dan data pemilih sesuai dengan kondisi sebenarnya diharapkan dapat membentuk generasi muda yang sadar akan hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara.

“Kami menyambut baik kegiatan Bawaslu Goes to School di SMA Negeri 2 Kabupaten Kepulauan Selayar. Kegiatan ini memberikan pengetahuan dan pengalaman langsung kepada siswa mengenai demokrasi dan kepemiluan. Kami tentu mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran siswa sebagai pemilih pemula,” ujar Tajuddin.

Kegiatan diikuti oleh 30 siswa kelas XII SMA Negeri 2 Kabupaten Kepulauan Selayar. Para siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, mulai dari penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, hingga praktik uji petik data pemilih.

Ia juga mengajak para siswa untuk memahami bahwa sebagai pemilih pemula, mereka memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penggunaan hak pilih, tetapi juga dengan memastikan bahwa setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya serta turut berpartisipasi dalam mengawasi proses demokrasi.

Bawaslu Selayar

Siswa Ikuti Uji Petik Data Pemilih
Salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut adalah pelaksanaan uji petik data pemilih. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi kepada siswa mengenai pentingnya memastikan data pemilih akurat dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Dalam pelaksanaan uji petik, terlebih dahulu ditentukan sampel data yang akan divalidasi atau dilakukan pengujian. Sampel dapat berupa data pemilih yang tidak memenuhi syarat, data pemilih baru, dan/atau data pemilih yang telah ditetapkan oleh KPU sebagai hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

Pengujian dilakukan melalui verifikasi faktual dan/atau penyandingan dokumen untuk memastikan kesesuaian data.
Dalam kegiatan di SMA Negeri 2 Kabupaten Kepulauan Selayar, para siswa diberikan kesempatan untuk memperlihatkan identitas kependudukan berupa KTP. Data tersebut kemudian dilakukan pengecekan secara langsung menggunakan layanan DPT Online, sehingga siswa dapat melihat dan memahami secara langsung bagaimana proses pengecekan status data pemilih dilakukan.

Praktik tersebut mendapat perhatian dan antusiasme dari para peserta. Para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai pentingnya memastikan dirinya telah terdaftar sebagai pemilih.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu juga memberikan pemahaman bahwa apabila dalam proses pengujian ditemukan adanya ketidaksesuaian data, hasil uji petik dapat menjadi bahan tindak lanjut pengawasan dan disampaikan kepada KPU Kabupaten/Kota untuk dilakukan perbaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Verifikasi Data Pemilih Siswa melalui DPT Online
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan verifikasi terhadap data pemilih dengan mengambil sampel sebanyak 3 (tiga) orang siswa. Verifikasi dilakukan dengan mencocokkan identitas siswa melalui KTP dan mengeceknya pada DPT Online.
Berdasarkan hasil pengecekan, ketiga sampel siswa tersebut seluruhnya tercatat dan terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada DPT Online. Hasil verifikasi ini menunjukkan bahwa data ketiga siswa tersebut telah terakomodasi dalam daftar pemilih.
Mendorong Pengawasan Partisipatif Sejak Dini

Pelaksanaan Bawaslu Goes to School di SMA Negeri 2 Kabupaten Kepulauan Selayar diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya demokrasi dan pengawasan partisipatif sejak lingkungan pendidikan.
Pelajar sebagai calon pemilih pemula memiliki posisi strategis dalam keberlangsungan demokrasi. Dengan pemahaman yang baik mengenai hak pilih, proses Pemilu, kelembagaan penyelenggara Pemilu, serta pentingnya akurasi data pemilih, generasi muda diharapkan dapat menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas.

Azmin juga menekankan bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi membutuhkan partisipasi masyarakat.
“Pengawasan Pemilu tidak hanya menjadi tugas Bawaslu. Masyarakat, termasuk para pelajar yang nantinya menjadi pemilih, juga dapat mengambil bagian dalam menjaga kualitas demokrasi dengan menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab dan ikut memastikan tidak terjadi pelanggaran dalam proses Pemilu,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama para siswa. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan seputar demokrasi, Pemilu, hak pilih, data pemilih, serta tugas dan fungsi lembaga penyelenggara Pemilu.
Melalui kegiatan Bawaslu Goes to School, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar terus mendorong terbentuknya pemilih pemula yang memiliki pengetahuan kepemiluan, kritis, aktif, serta mampu berpartisipasi dalam mengawal proses demokrasi secara bermartabat.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Selayar

Editor: Kaka Thoran