Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Selayar Gelar Konsolidasi Demokrasi melalui Program Bawaslu Goes to School di SMKN 3 Kepulauan Selayar

Bawaslu Selayar

Nurul Badriyah Ketua Bawaslu Selayar memaparkan materi di hadapan para siswa SMKN 3 Kepulauan Selayar

Selayar – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar,– Dalam rangka meningkatkan pendidikan demokrasi dan memperkuat pengawasan partisipatif di kalangan generasi muda, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar kembali melaksanakan Program Bawaslu Goes to School melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang bertempat di SMK Negeri 3 Kepulauan Selayar, Rabu (29/7/2026). 

Program Bawaslu Goes to School merupakan salah satu upaya Bawaslu dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini kepada kalangan pelajar sebagai pemilih pemula. Melalui kegiatan ini, Bawaslu tidak hanya memperkenalkan tugas dan fungsi kelembagaan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan Pemilu dan Pemilihan.

Nurul Badriyah Ketua Bawaslu Selayar, menjelaskan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan mekanisme konstitusional untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, serta DPRD Kabupaten/Kota. Sementara itu, Pemilihan merupakan proses demokrasi untuk memilih Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Kedua proses tersebut dilaksanakan secara berkala setiap lima tahun sebagai bentuk pelaksanaan kedaulatan rakyat sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi dan peraturan perundang-undangan. 

Lanjut, Ia (Ketua Bawaslu Selayar) menjelalaskan materi secara ringan, komunikatif, dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh siswa. Lebih dalam Ia juga memperkenalkan Tiga Lembaga Penyelenggara Pemilu di Indonesia di antaranya : KPU,  BAWASLU, DKPP ketiga lembaga ini merupakan satu kesatuan fungsi penyelenggaraan pemilu, tegasnya.

“ Peran pelajar sebagai generasi penerus bangsa dalam menjaga kualitas demokrasi, diantaranya menolak praktik politik uang, Hoax, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan laporan kepada Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar sesuai mekanisme yang berlaku. ”

Sebagai bentuk evaluasi pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan studi kasus. Para siswa dibagi ke dalam dua kelompok untuk menganalisis persoalan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pemilu.

Bawaslu Selayar

Disesi diskusi, salah seorang peserta, Doni Anugrah, turut menyampaikan pandangannya mengenai praktik politik uang. Menurutnya, dirinya tidak setuju apabila calon legislatif membagikan uang kepada masyarakat pada saat kampanye karena tindakan tersebut tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat serta berpotensi merusak kualitas demokrasi dan menghasilkan kepemimpinan yang tidak berintegritas.

Di penghujung kegiatan, para peserta didik menyampaikan kesan dan pesan kepada Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar. Mereka mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bawaslu di sekolah dan atas materi yang telah diberikan.

"Terima kasih kepada Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar yang telah hadir di sekolah kami dan memberikan ilmu tentang Pemilu. Dari yang sebelumnya kami belum memahami apa itu Pemilu, sekarang kami menjadi lebih tahu tentang demokrasi, kepemiluan, tugas Bawaslu, serta bagaimana kami dapat ikut berpartisipasi dalam mengawasi jalannya Pemilu." ungkapnya

Menutup kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar berharap seluruh peserta didik dapat menjadi generasi muda yang cerdas, kritis, dan berintegritas dalam kehidupan demokrasi. Melalui Program Bawaslu Goes to School, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami sistem demokrasi dan kepemiluan, tetapi juga memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk pelanggaran Pemilu, menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab, serta berperan aktif sebagai pengawas partisipatif dalam mewujudkan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL). 

Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas XI SMKN 3 Selayar yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias, mulai dari penyampaian materi, diskusi, hingga sesi tanya jawab interaktif.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Selayar

Editor: Kaka Thoran