Bawaslu Selayar Edukasi Demokrasi dan Dorong Pemilih Pemula Melek Demokrasi
|
Selayar, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan kegiatan Bawaslu Goes to School di SMK Negeri 5 Kabupaten Kepulauan Selayar, Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam memberikan edukasi demokrasi sekaligus meningkatkan kesadaran kepemiluan di kalangan generasi muda, khususnya peserta didik yang merupakan pemilih pemula. Senin (21/9/2026).
Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar, Nurul Badriyah, memberikan edukasi mengenai demokrasi, Pemilihan Umum (Pemilu), kelembagaan penyelenggara Pemilu, serta peran dan fungsi Bawaslu dalam melakukan pengawasan. Edukasi tersebut diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga proses demokrasi dan penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas.
Nurul Badriyah, menyosialisasikan keberadaan Posko Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar. Posko tersebut merupakan salah satu sarana bagi siswa untuk menyampaikan informasi maupun memberikan tanggapan berkaitan dengan data pemilih sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.
“ para peserta didik yang telah memenuhi atau akan memenuhi syarat sebagai pemilih untuk memperhatikan status dan kelengkapan data kependudukannya. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam memastikan data pemilih merupakan bagian dari pengawasan partisipatif yang dapat dilakukan sejak berada di lingkungan sekolah ’’
Pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan merupakan bagian penting dalam menjaga agar data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi faktual. Karena itu, Bawaslu Selayar terus mendorong keterlibatan masyarakat, termasuk pemilih pemula, untuk turut memberikan informasi apabila terdapat perubahan atau ketidaksesuaian data pemilih.
Melalui kegiatan Bawaslu Goes to School ini, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar berharap pemilih pemula tidak hanya memahami hak dan kewajibannya dalam demokrasi, tetapi juga mampu berperan aktif dalam mengawal kualitas penyelenggaraan Pemilu. Edukasi demokrasi dan pengawasan partisipatif sejak dini diharapkan dapat membangun kesadaran generasi muda untuk menjadi bagian dari proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis dan Foto:Humas Bawaslu Selayar
Editor: Kaka Thoran