Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Selayar Bicara Terkait Transformasi Nilai Spiritual Ramdhan dalam Memperkuat Demokrasi Partisipatif
|
Selayar,– Badan pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar,- tayang Ngabuburit Pengawasan digelar oleh Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar mengangkat tema Transformasi Nilai Spiritual Ramdhan dalam Memperkuat Demokrasi Partisipatif. Dilaksanakan di Media Center Bawaslu Kab. Kep. Selayar Selasa 3/3/2026
Hadir lengkap pimpinan Bawaslu Selayar, Kepala Sekretariat Bawaslu Selayar, perwakilan pihak kampus dan tokoh agama serta jajaran Sekretariat Bawaslu Selayar. Kegiatan edukatif ini menghadirkan Ketua IPARI Kab. Kep. Selayar. Harianto, S. Hi bertindak sebagai narasumber.
Dipandu Koordinator Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas Azmin Khaidar. bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan merupakan salah satu ikhtiar Bawaslu dalam menghadirkan ruang edukasi publik yang ringan namun bermakna, khususnya di waktu menjelang berbuka puasa.
Ketua Bawaslu Selayar, Nurul Badriyah Ngabuburit Pengawasan merupakan kegiatan nasional Bawaslu untuk memberikan edukasi kepemiluan yang diselenggarakan Bawaslu dengan pendekatan religius selama bulan suci Ramadhan.
” Ngabuburit Pengawasan ini kita bisa menghadirkan demokrasi yang berakar nilai spritual yang diperkuat pendidikan dan dijaga oleh setiap elemen masyarakat, kolaborasi yang terbangun kokoh maka pengawasan akan lebih kuat sehingga demokrasi yang substansial bisa terwujud ”
Dalam tayangan yang dikemas dengan gaya santai namun berbobot tersebut, narasumber menarasikan hubungan nilai-nilai Islam dengan praktik demokrasi di Indonesia. Secara garis besar Bawaslu selalau berada dalam kondisi yang disalahkan saat peyelenggaraan pemilu.
“ Perlu besinergi dengan pihak akademisi , tokoh masyarakat dan berbagai elemen agar kemudian membanti kepercayaan ditengah masyarakat, sehingga kualitas pengawasan terselenggara dengan baik “
Melalui program Ngabuburit Pengawasan ini, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar tidak hanya mengajak masyarakat menunggu waktu berbuka dengan kegiatan positif, tetapi juga memperkuat literasi demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengawasan partisipatif demi terciptanya demokrasi yang berintegritas.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Selayar
Editor: Kaka Thoran